Showing posts with label rem. Show all posts
Showing posts with label rem. Show all posts

Tuesday, November 25, 2014

Cara Mengganti Minyak Rem Sepeda Motor Dengan Mudah

Cara Mengganti Minyak Rem Sepeda Motor - Mungkin kalian pernah mengalami rem depan tidak begitu pakem, padahal kampas rem masih tebal. Hal tersebut disebabakan oleh kondisi minyak rem entah itu memang volumenya sudah berkurang atau tercampur dengan udara. Minyak rem dalam sistem rem cakram berfungsi sebagai media untuk menyalurkan tenaga dari tuas rem ke kaliper rem untuk mendorong kampas rem. Apabila volumenya kurang tentu saja dampaknya kinerja rem tidak optimal. Akan tetapi terkadang meski volume minyak masih banyak tetap saja rem tidak pakem. Nah masalah seperti itu biasanya disebabkan oleh adanya udara palsu yang berada di dalam sistem.

Sifat udara yang kompresibel membuat gaya dari tuas rem tidak diteruskan secara optimal sehingga kampas rem tidak mencengkram secara baik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut caranya adalah dengan melakukan bleeding atau mengeluarkan udara dari sistem rem. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut
  1. Siapkan selang transparan dan pasang pada baut nepel di kaliper.
  2. Tekan tuas rem secara berulang-ulang dan tahan
  3. Kendorkan baut nepel maka minyak rem bersama udara akan keluar.
  4. Kencangkan kembali baut nepel.
  5. Lakukan langkah diatas sampai udara habis.
Cara diatas dilakukan ketika rem anda tidak pakem akan tetapi kampas rem masih tebal. Kembali ke topik yakni mengganti minyak rem pada sepeda motor. Sebenarnya minyak rem bisa bertahan dalam waktu yang lama, sehingga anda tidak perlu melakukan penggantian dalam waktu yang cepat layaknya oli. Penggantian minyak rem sebaiknya dilakukan setiap 20.000 Km. Hanya saja anda perlu mengecek volumenya. Volume minyak rem yang baik adalah berada diantara garis lower dan upper pada master rem. Jika ternyata volume minyak rem dibawah garis lower sebaiknya di isi dengan cara sebagai berikut.

Cara Mengganti Minyak Rem Sepeda Motor
  1. Buka kedua buah baut pada master rem.
  2. Pasang selang pada baut nepel lalu kendorkan
  3. Biarkan minyak rem mengalir lalu kencangkan kembali bautnya
  4. Tuangkan minyak rem baru pada master rem.
  5. Lakukan proses bleeding seperti yang saya jelaskan diatas.
  6. Pastikan volume minyak rem berada dantara garis lower dan upper
  7. Pasang kembali tutup master dan pasang kedua buah bautnya.

Demikianlah tadi cara mengganti minyak rem sepeda motor. Yang harus diperhatikan, berhati-hatilah saat menuangkan minyak rem jangan sampai mengenai cat motor. Karena jika sampai mengenai cat maka akan merusak cat.

Thursday, November 13, 2014

Waspadai Penyebab Kampas Rem Cakram Cepat Habis Berikut Ini

Penyebab Kampas Rem Cakram Cepat Habis - Mungkin diantara pembaca sekalian pernah merasakan kampas rem cakram cepat habis seperti yang dialami oleh Herminanto warga Bantul Yogyakarta ini. " Baru bulan kemarin ganti kampas rem, tapi sekarang sudah habis" keluhnya. Herminanto yang sehari-hari bekerja sebagai buruh pabrik mengeluhkan saat rem motornya yang tidak lagi pakem. Setelah ia periksa ternyata kampas remnya tinggal tipis, padahal baru bulan kemarin ia ganti kampas rem. Setelah saya periksa ternyata penyebabnya adalah piringan atau cakram remnya oleng.
Waspadai Penyebab Kampas Rem Cakram Cepat Habis Berikut Ini

Penyebab kampas rem cakram cepat habis seperti ini memang kerap dijumpai pada beberapa motor. Salah satu indikasinya adalah saat dipakai untuk ngerem akan terasa "ndut-ndutan". Penyebab utama cakram oleng adalah benturan. Solusinya ya harus ganti cakram yang oleng dengan yang baru. Lantas bagaimana bisa cakram oleng bisa menyebabkan kampas rem cepat habis? Jelas saja cakram oleng bisa menyebabkan kampas rem cepat habis, karena pada saat rem belum difungsikan kampas rem sudah bergesekan dengan bagian cakram yang oleng. Karena hal tersebut terjadi secara terus menerus saat roda berputar, akibatnya kampas rem akan cepat menipis bahkan bisa saja cakram yang ikut aus. 

Indikasi atau tanda cakram oleng ini adalah pada saat mengerem atau menekan tuas rem akan terasa ndut-ndutan. Tuas rem seperti bergerak maju mundur secara kontinyu. Jika tidak begitu terasa, pastikan dengan melihat gerakan cakram dari depan. Putar roda dan lihatlah gerakan cakram dari depan, jika cakram oleng maka akan jelas terlihat. Penyebab lain cakram yang oleng ini adalah sang pemilik motor sering lupa membuka gembok yang biasa dipasang dicakram untuk pengaman. Jika hanya satu atau dua kali mungkin tidak begitu berpengaruh. Akan tetapi jika hal tersebut sering dilakukan pasti akan memicu cakram atau piringan yang oleng. Selain itu umur cakram juga bisa menjadi penyebab cakram oleng yang menyebabkan kampas rem cepat habis. Jika cakram sudah termakan usia biasanya permukaanya akan aus dan menjadi tipis. Karena panas akibat gaya gesek dengan kampas rem, cakram yang tipis lama kelamaan akan melengkung. 

Jadi penyebab utama kampas rem cepat habis adalah kondisi piringan atau cakram. Lakukanlah pengecekan pada cakram terhadap keolengan. Jika cakram atau piringan masih bagus, faktor lain yang menyebabkan kampas rem cepat habis adalah kualitas kampas rem itu sendiri. Jadi sebaiknya belilah kampas rem yang memiliki kualitas bagus meski harganya sedikit lebih mahal.